Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD
BONDOWOSO, iNews.id - Puluhan warga Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) rela mengantre panjang untuk mendapatkan air bersih. Pasokan air bersih ini disalurkan Polres Bondowoso bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Wilayah tersebut masuk kategori darurat kekeringan dan setiap hari kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Para warga dengan membawa ember dan jeriken langsung datang ke lokasi titik distribusi.
Mayoritas warga, terutama emak-emak, terlihat berdesakan dan tetap tertib mengantre demi mendapatkan jatah air bersih. Petugas kemudian mengatur alur pembagian agar seluruh kepala keluarga bisa mendapatkan pasokan secara merata.
Desa Klabang diketahui menjadi salah satu wilayah terparah dari sembilan kecamatan yang terdampak status darurat kekeringan di Bondowoso. Kondisi ini membuat warga harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air setiap harinya.
Jika tidak ada distribusi bantuan, warga harus berjalan hingga sekitar 2 kilometer hanya untuk mengambil air dari sumber terdekat. Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih menjadi sangat dibutuhkan.
Bantuan dari truk tangki air bersih ini memungkinkan warga menyimpan cadangan air untuk beberapa hari ke depan, sehingga kebutuhan rumah tangga dasar bisa tetap terpenuhi di tengah musim kemarau panjang.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan distribusi air bersih dilakukan secara rutin setiap hari di wilayah terdampak.
“Kita lakukan pendistribusian air bersih ke 20 Dusun di 9 Kecamatan dengan harapan masyarakat bisa merasakan manfaat langsung disaat krisis air bersih saat musim kekeringan melanda,” ujar Kapolres Bondowoso, Rabu (17/6/2026).
Selain dibagikan kepada warga, petugas juga mengisi tandon-tandon air di sejumlah titik dusun yang mengalami krisis air bersih agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.
Editor: Donald Karouw