Kejar Target 50.000 Per Hari, Pemkot Surabaya Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal
Eri menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di Gelora 10 Nopember waktunya bisa lebih cepat. Menurutnya, hal ini tentu karena adanya dukungan dari Forkopimda dan para relawan di Surabaya.
"Kecepatan ini bisa dilakukan karena dukungan dari Forkopimda dan relawan yang jumlahnya sudah 2 ribu orang. Sehingga kita melakukan percepatan bisa dilakukan," katanya.
Pihaknya pun menargetkan, antara bulan September-Oktober 2021, seluruh warga Surabaya sudah menerima 2 kali vaksin. Sementara hingga hari ini, sebanyak 596.000 warga Kota Pahlawan yang telah menerima 2 kali vaksin.
"Vaksin pertama (warga surabaya) sebanyak 930.000 (sasaran). Untuk yang belum vaksin, sekitar 1,1 juta. Kalau bisa (per hari di G10N) 50.000 maka dalam 20 hari yang belum vaksin bisa kita sentuh semuanya," katanya.
Meski demikian, Eri mengaku bakal terus melakukan evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal di G10N. Bahkan rencananya, ke depan vaksinasi massal akan dibagi di beberapa lokasi. Beberapa di antaranya Korem 084/Bhaskara Jaya, Polres Tanjung Perak, Polrestabes Surabaya, Kejari Tanjung Perak, Kejari Surabaya, Arhanud Surabaya dan Lantamal V Surabaya.
Pembagian per wilayah ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan warga dan mencegah terjadinya kerumunan. "Nanti akan kita bagi yang penting tidak ada kerumunan. Sehingga per wilayah (vaksinasi) bisa dilakukan. Tiap hari ini kita fokuskan dulu di sini (Gelora 10 Nopember) sambil melakukan evaluasi," ujarnya.
Mantan Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini berharap, dengan adanya vaksin maka herd immunity warga Kota Pahlawan bisa meningkat, sehingga risiko tertular Covid-19 bisa diminimalisasi.
Editor: Ihya Ulumuddin