Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Bus Tabrak Truk di Jalanan Menurun Pasuruan, Diduga Sopir Mengantuk

Senin, 01 April 2024 - 16:08:00 WIB
Kecelakaan Bus Tabrak Truk di Jalanan Menurun Pasuruan, Diduga Sopir Mengantuk
Polisi menduga sopir bus mengantuk hingga menabrak dumptruck di Jalan Raya Purwodadi-Malang. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara 10 orang lain terdiri atas kernet bus dan penumpang terluka. Dua orang di antaranya masih menjalani perawatan di Puskesmas Purwodadi atas nama Edrin (42) warga Kelurahan Balearjorsari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang mengalami luka di kaki kiri dan memar. Kemudian Okky (30) warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang mengalami luka sobek di dagu, memar dan lecet di dahi serta luka lecet di pipi kiri.

"Satu orang penumpang atas nama Anik 41 tahun, perempuan asal Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dirujuk ke RSUD Bangil usai dirawat di Puskesmas Purwodadi," ucapnya.

Korban mengalami luka pada dahi lecet, dada nyeri dan sesak, tangan kanan dan kiri lecet, lutut dan punggung kaki kiri robek. Sementara tujuh penumpang lain, mayoritas menderita luka lecet dan syok, sempat dirawat jalan mendapatkan perawatan di Puskesmas Purwodadi lalu memilih pulang.

"Hasil olah TKP bus ada bekas pengereman, kondisi kendaraan normal, tapi masih dalam penyelidikan, belum diperiksa oleh ahli," ujarnya.

Dugaan awal sopir bus hilang kendali saat melintasi jalanan menurun akibat mengantuk. Hal ini menyebabkan bus ekonomi tarif biasa jurusan Malang-Surabaya menghantam bagian belakang truk.

"Dugaannya sopir tidak bisa menguasai kendaraannya. Saat ini masih proses penyelidikan," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut