Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Kios di Pasar Tulikup Gianyar Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Ratusan Kios di Pasar Lawang, Kerugian Ditaksir Rp9 Miliar

Kamis, 18 April 2019 - 16:18:00 WIB
Kebakaran Ratusan Kios di Pasar Lawang, Kerugian Ditaksir Rp9 Miliar
Warga berusaha membantu memadamkan api yang membakar kios di Pasar Lawang, Malang, Jawa Timur, Rabu (17/3/2019) malam. Api baru dapat dipadamkan Kamis (18/4/2019) pagi. (ANTARA FOTO/HO/H.Prabowo/abs/foc)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id – Kobaran api yang menghanguskan Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), akhirnya padam pada Kamis (18/4/2019) pagi. Amukan si jago merah itu dapat dikendalikan usai 13 jam petugas pemadam kebakaran (damkar) berjibaku memadamkan api.

Pengelola Pasar Lawang memperkirakan total kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan 500-an lapak dan kios mencapai Rp9 miliar. Kerugian ini masih dalam angka perkiraan karena belum dilakukan perhitungan secara pasti.

"Kerugian sementara berkisar kurang lebih Rp9 miliar. Saat ini kami lakukan pendataan dari para pedagang yang menjadi korban kebakaran. Bagi para pedagang yang menjadi korban kebakaran, diharapkan juga segera melapor ke pihak pengelola pasar," kata Kepala Pasar Lawang Sigit Sugiarto di Malang, Kamis (18/4/2019).


Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang Goly Karyanto mengatakan, langkah yang saat ini dilakukan yakni dengan pembasahan dan pendataan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi sumber api.

Hasil pendataan sementara, jumlah tempat usaha yang terbakar mencapai ratusan. Meliputi 328 lapak atau los, 174 kios dan tujuh unit toko. Secara keseluruhan, ada 1.400 pedagang yang mencari nafkah di pasar tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut