Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Tragis di Ngawi, Kakek 86 Tahun Tewas Terjebak
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Melanda Pasar Batik Tulis Terbesar se-Asia di Pamekasan

Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:46:00 WIB
Kebakaran Melanda Pasar Batik Tulis Terbesar se-Asia di Pamekasan
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar Pasar Tradisional 17 Agustus di Kelurahan Bugih, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (8/5/2021). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Dari sembilan bangunan yang rusak akibat kebakaran itu, sebanyak delapan lapak mengalami rusak berat dan nyaris rata dengan tanah sedangkan satu bangunan lainnya yakni bangunan jenis toko mengalami rusak ringan," katanya

Hingga kini, penyebab musibah kebakaran itu belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan warga dan penghuni, Pasar 17 Agustus itu terbakar kemungkinan karena adanya unsur kesengajaan.

Diketahui, di lapak-lapak pedagang yang terbakar tidak terdapat aliran listrik. Pengguna lapak pedagang hanya berjualan saat hari pasaran dan tidak berjualan hingga 24 jam, sehingga tidak membutuhkan aliran listrik.

"Saat ini, petugas dari kepolisian Polres Pamekasan masih menyelidiki penyebab terbakarnya sembilan bangunan di Pasar 17 Agustus itu," tutur Budi Cahyono.

Pasar Tradisional 17 Agustus yang terletak di Jalan Pintu Gerbang, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, itu merupakan salah satu pasar tradisional batik tulis terbesar se-Asia yang dikukuhkan oleh Kementerian Perindustrian pada 24 Oktober 2019.

Awalnya, pasar tradisional ini termasuk pasar tradisional kumuh dan kurang mendapatkan perhatian dari pemkab setempat. Namun, sejak Pamekasan dipimpin Bupati Baddrut Tamam, kondisi pasar terus diperbaiki hingga akhirnya dikukuhkan sebagai pasar batik tulis terbesar se-Asia.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut