Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat
Advertisement . Scroll to see content

Kasus DBD Meningkat, Permintaan Ikan Cupang Melonjak

Senin, 04 Februari 2019 - 18:13:00 WIB
Kasus DBD Meningkat, Permintaan Ikan Cupang Melonjak
Koleksi ikan cupang. (Foto: Okezone).
Advertisement . Scroll to see content

TULUNGAGUNG, iNews.id - Merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai daerah membawa berkah tersendiri bagi petani ikan cupang di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).

Sejak sebulan terakhir, permintaan ikan predator jentik nyamuk ini mengalami peningkatan hingga 60 persen. Para pemesannya bukan hanya dari dalam kota saja, bahkan sampai ke luar pulau Jawa.

Seorang pembudidaya ikan cupang, Aris Setyobudi mengatakan, jika biasanya penjualan ikan hanya 2.000 ekor per pekan, kini bisa sampai 3.000 ekor lebih. Pesanan bukan cuma di Jawa saja, kata dia, sampai ke Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Bali.

"Harganya Rp2.000 - Rp3.500 per ekornya. Tergantung jenis dan ukuran ikan," kata Aris kepada wartawan di tempat ternaknya Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jatim, Senin (4/2/2019).

Dia mengatakan, ikan cupang dijual biasanya kalau sudah berusia 1,5 bulan setelah dibesarkan di kolom koloni. Bukan cuma enak dipandang sebagai ikan hias, jenis ikan ini juga diminati masyarakat setelah maraknya kasus DBD.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut