Kasus DBD Meningkat, Permintaan Ikan Cupang Melonjak
TULUNGAGUNG, iNews.id - Merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai daerah membawa berkah tersendiri bagi petani ikan cupang di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).
Sejak sebulan terakhir, permintaan ikan predator jentik nyamuk ini mengalami peningkatan hingga 60 persen. Para pemesannya bukan hanya dari dalam kota saja, bahkan sampai ke luar pulau Jawa.
Seorang pembudidaya ikan cupang, Aris Setyobudi mengatakan, jika biasanya penjualan ikan hanya 2.000 ekor per pekan, kini bisa sampai 3.000 ekor lebih. Pesanan bukan cuma di Jawa saja, kata dia, sampai ke Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Bali.
"Harganya Rp2.000 - Rp3.500 per ekornya. Tergantung jenis dan ukuran ikan," kata Aris kepada wartawan di tempat ternaknya Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jatim, Senin (4/2/2019).
Dia mengatakan, ikan cupang dijual biasanya kalau sudah berusia 1,5 bulan setelah dibesarkan di kolom koloni. Bukan cuma enak dipandang sebagai ikan hias, jenis ikan ini juga diminati masyarakat setelah maraknya kasus DBD.