Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pakar Kesehatan UI: Surabaya Perlu Kembali Terapkan PSBB

Senin, 22 Juni 2020 - 18:24:00 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pakar Kesehatan UI: Surabaya Perlu Kembali Terapkan PSBB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus positif Covid-19 yang masih tinggi di beberapa wilayah, terutama di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), menimbulkan keprihatinan. Pakar Kesehatan dari Universitas Indonesia (UI), Ari Fahrial Syam bahkan menilai kota pahlawan itu perlu kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ari Fahrial Syam mengatakan, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo perlu turun tangan untuk mengusulkan Kota Surabaya kembali menerapkan PSBB. Tujuannya, untuk menyelamatkan masyarakat dan tenaga kesehatan.

Sebagai Ketua Gugus Tugas COVID-19, Doni punya kewenangan untuk mengusulkan PSBB, sesuai Pasal 5 Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB yang diteken Menteri Terawan Agus Putranto pada 3 April 2020.

Adapun bunyi Pasal 5 PMK 9/2020, selain diusulkan oleh gubernur/bupati/wali kota, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dapat mengusulkan kepada menteri untuk menetapkan PSBB di wilayah tertentu berdasarkan pada kriteria sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.

Doni Monardo juga ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Gugus Tugas COVID-19. Karena itu, semua harus satu komando koordinasinya dalam percepatan penanganan kasus Covid-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut