Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Khofifah Bentuk Tim Gabungan Surabaya Raya

Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:45:00 WIB
Kasus Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Khofifah Bentuk Tim Gabungan Surabaya Raya
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan laporan kondisi Jatim di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (25/6/2020). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Saat ini, kata Khofifah, mesin PCR yang ada di Jatim kapasitas totalnya 2.250 tes per hari dan dalam seminggu tesnya mencapai 13.500 specimen. “Minggu depan rencananya akan dimaksimalkan lagi dengan tambahan mesin PCR serta reagen sesuai kebutuhan,” katanya.

Khofifah mengatakan, terkait prakondisi memasuki new normal, Pemprov Jatim akan melakukan kordinasi ulang dengan tim gugus tugas provinsi dan tiga kabupaten kota.

Koordinasi ini untuk mempertimbangkan agar sementara tetap menutup dulu aktivitas di level krusial seperti bioskop, studio atau taman hiburan indoor dan melakukan monitor ketat. “Termasuk monitoring pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat di pasar di Surabaya Raya,” ujar Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga membuat zonasi tiap kecamatan berdasarkan 15 indikator epidemilogi dan tidak bisa asal membuka aktivitas.  Untuk meluaskan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat , Pemprov Jatim akan melibatkan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, influencer, dan pelaku usaha dan elemen strategis lainnya.

Utamanya terkait pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Sistem support dan insentif juga perlu disediakan untuk industri masker maupun media supaya masyarakat terbiasa menggunakan masker.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut