Karomah Sunan Gunung Jati, Islamkan Patih dan Banyak Warga di China dengan Kesaktiannya
"Syekh Maulana, janganlah Kamu hendak melebihi dengan mengIslamkan Raja China itu. Janganlah melebihi dari apa yang dimintanya", demikian bunyi suara itu.
Sumber suara yang tidak diketahui itu mengatakan, sejak dahulu sang raja pada intinya sulit untuk menerima keberadaan agama Islam dan sulit untuk diajak memeluk agama Islam.
Sunan Gunung Jati yang diminta menghadap Raja China, akhirnya tiba. Sang raja meminta tolong ke Sunan Gunung Jati memeriksa anaknya bernama Anyon Tin yang sedang sakit busung menahun atau bukan. Sang raja pun berujar, jika anaknya sembuh maka akan diberikan kepada Sunan Gunung Jati untuk dinikahi.
Setelah melihat putri Anyon Tin, Syekh Maulana mengatakan putri Raja China itu menderita sakit busung yang tidak akan dapat sembuh sampai Anyon Tin menyingkir dari istana. Mendengar jawaban Sunan Gunung Jati, raja menjadi murka.
Sang raja menghardik dengan luapan amarah yang amat sangat.
"Kamu pendita bohong, anakku besar perutnya hanya untuk mencoba kamu. Perutnya ku ganjal dengan kain. Pendita gila kamu ini, matilah kamu dan jangan berani lagi datang ke negeriku". Kemudian Syekh Maulana diusir pergi meninggalkan negara China, tanpa merasa sedih atau sakit hati sebagaimana halnya sifat Aulia yang selalu berserah diri.