Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Unik di Banyuwangi: Misteri Alas Gumitir, Patung Gandrung dan Pasar Gaib

Sabtu, 05 Juli 2025 - 23:35:00 WIB
Kampung Unik di Banyuwangi: Misteri Alas Gumitir, Patung Gandrung dan Pasar Gaib
Kampung Unik di Banyuwangi, Alas Gumitir (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content


Patung Gandrung yang Diduga Bergerak

Di salah satu tikungan paling terkenal di jalur ini, berdiri patung Gandrung—sosok perempuan yang mengenakan pakaian adat penari Banyuwangi. Keberadaan patung ini bukan hanya sebagai ikon budaya, melainkan menjadi sumber cerita horor tersendiri. Banyak orang mengklaim tangan patung itu berubah posisi pada waktu-waktu tertentu. Siang hari mengarah ke atas, malam hari mengarah ke bawah. Bahkan, ada pula yang merasakan kehadiran “penunggu” tak kasat mata di sekitar patung.


Unsur Budaya dan Kearifan Lokal

Menurut studi jurnal JEPE lewat Neliti, masyarakat Gumitir masih aktif melestarikan kesenian tradisional seperti tari Janger, penanda akulturasi budaya antara Banyuwangi, Jember, Blambangan, Bali, bahkan warisan kolonial. Ini juga sebagai bentuk penghormatan pada roh-roh penjaga kawasan.

Mengapa Dinilai Unik?

Setidaknya ada tiga alasan mengapa kawasan ini termasuk dalam kategori kampung unik di Banyuwangi:

  • Cerita mistis seperti pasar setan, patung bergerak, dan arwah penasaran menjadi daya tarik tersendiri.
  • Ada jejak sejarah dan budaya yang kuat sejak masa kolonial hingga sekarang.
  • Budaya masyarakat sekitar tetap lestari meski modernisasi terus masuk.


Kampung Unik di Banyuwangi bukan hanya soal kisah mistis, tapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga sejarah dan budaya lewat cerita rakyat. Kisah pasar gaib, patung Gandrung yang seolah menari, dan arwah para romusha adalah bagian dari narasi besar yang memperkaya identitas lokal. Mengunjungi kawasan ini bukan sekadar wisata alam atau horor, tapi perjalanan menyelami warisan yang hidup di tengah kabut pegunungan Gumitir.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut