Kaleidoskop 2025, Tragedi Memilukan Gunung Kuda Cirebon dan Ponpes Al-Khoziniy Sidoarjo

Tebing tambang yang rapuh runtuh dan menimbun para pekerja. Pada hari pertama, tercatat 10 korban tewas, namun pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kondisi tebing yang labil membuat operasi penuh risiko, bahkan sempat dihentikan karena pergerakan tanah berbahaya.
Selain korban jiwa, tragedi ini menimbulkan konsekuensi hukum. Polisi menetapkan Abdul Karim (59) dan Ade Rahman (35) sebagai tersangka atas kelalaian pengelolaan tambang.
BNPB menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi peringatan keras tentang risiko penambangan tanpa memperhatikan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah daerah bersama Kementerian ESDM kini mengevaluasi izin tambang serta menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Senin, 29 September 2025, musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziniy di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk saat digunakan para santri. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan besar dan korban jiwa dalam jumlah banyak.
Operasi SAR berlangsung intensif selama sembilan hari. Basarnas melaporkan 67 orang tewas, termasuk delapan bagian tubuh, serta 104 santri berhasil diselamatkan. BNPB menegaskan bahwa tragedi ini merupakan salah satu bencana kekagalan teknologi dengan korban terbesar sepanjang 2025.