Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Sebut Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia akibat Stroke dan Serangan Jantung

Sabtu, 07 September 2024 - 06:52:00 WIB
Jokowi Sebut Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia akibat Stroke dan Serangan Jantung
Presiden Jokowi saat meresmikan Gedung Rumah Sakit Kemenkes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini akan mencegah kehilangan devisa kita kurang lebih Rp180 triliun setiap tahunnya. Karena masyarakat kita pergi ke Singapura, pergi ke Jepang, pergi ke Malaysia pergi ke Amerika untuk berobat. Rp 180 triliun gede sekali," ucapnya 

Sebelumnya, Presiden Jokowi meresmikan Gedung Rumah Sakit Kemenkes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024). Jokowi memuji pembangunan RS Kemenkes tersebut seperti hotel bintang 5.

"Kalau rumah sakitnya seperti sekarang kita lihat tadi, saya masuk seperti masuk hotel bintang 5," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan RS tersebut mencapai sekitar Rp2 triliun. Anggaran tersebut termasuk pembangunan, biaya peralatan dan sumber daya manusia (SDM).

"Dan ini menambah tempat tidur 867 dibiayai dengan anggaran gede sekali Rp1,6 triliun. Plus peralatannya itu baru gedungnya, peralatannya Rp368 miliar ini untuk Surabaya, ini untuk Jawa Timur. Nanti sebagian menjadi hub dari Indonesia bagian timur. Plus masih ada anggaran lagi untuk SDM Rp50 miliar. Jadi menelan biaya yang tidak kecil," ucapnya.

Meski mengeluarkan biaya yang tidak kecil, pemerintah tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya yang terpenting pelayanan kesehatan terhadap masyarakat diutamakan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut