Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Kenakan Batik Canteng Koneng di HUT PDI Perjuangan, Bupati Sumenep: Kami Bangga

Rabu, 11 Januari 2023 - 12:49:00 WIB
Jokowi Kenakan Batik Canteng Koneng di HUT PDI Perjuangan, Bupati Sumenep: Kami Bangga
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku bangga karena batik Canteng Koneng dikenakan oleh Presiden Jokowi saat menghadiri HUT PDI Perjuangan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Ada yang berbeda dari penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri HUT Emas PDI Perjuangan di JIExpo, Jakarta, pada Selasa (10/1/2023). Dalam acara itu, Jokowi terlihat gagah mengenakan batik tulis Canteng Koneng dari Sumenep.

Batik Canteng Koneng Sumenep ini juga pernah dipakai Jokowi saat mengundang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya ke Istana Negara beberapa waktu lalu.

Sebelum meresmikan Bandara Trunojoyo, Jokowi membelinya langsung dari perajin saat berkunjung ke Kabupaten Sumenep Madura bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku sangat bangga karena batik kebanggaan di wilayahnya itu kembali dikenakan oleh Presiden Jokowi. 

"Warga Sumenep sangat bangga karena batik kerajinan khas Sumenep kembali dikenakan oleh Pak Presiden," katanya, Rabu (11/1/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku, sebagian besar perajin batik Canteng Koneng masih berusia muda. Mereka merasa terpanggil untuk melestarikan budaya asli Sumenep itu agar tetap eksis dan mendunia.

"Pembatiknya memang rata-rata masih berusia 25 tahun. Mereka mengerjakan kerajinan itu dengan sabar dan tekun, karena memang sudah punya passion untuk menjadi pembatik dan menggeluti karya seni itu," katanya.

Fauzi menjelaskan, dibutuhkan kemampuan dan kesabaran tinggi untuk membuat motif batik Canteng Koneng. Sebab, motif batik itu sangat detail dan dikerjakan secara manual. Sehingga prosesnya cukup lama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut