Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Anak asal Subang Idap Difteri, 1 Orang Koma di RSHS Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Jawa Timur Berstatus KLB Difteri

Kamis, 07 Desember 2017 - 23:28:00 WIB
Jawa Timur Berstatus KLB Difteri
Sejumlah anak dirawat di RSUD Jombang, Jawa Timur, karena terserang penyakit difteri. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes, kata Kohar, telah melakukan beberapa langkah untuk penanggulangan KLB Difteri di antaranya, intensifikasi sosialisasi kewaspadaan difteri dan pencarian aktif suspek maupun kasus tambahan. Selain itu, Dinkes menetapkan tata laksana kasus difteri yang harus sesuai standar. Pasien harus dirawat inap di ruang khusus infeksius di puskemas atau rumah sakit.

Dinkes juga melakukan evaluasi cakupan imunisasi difteri di lokasi penemuan kasus untuk mengetahui populasi rentan dan pemberian pengobatan pencegahan kepada kontak erat penderita difteri. “Ini dilakukan agar kasus difteri tidak menyebar luas mengingat penyakit itu mudah menular dan menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan segera,” katanya.

Pencegahan lainnya, Dinkes menyiapkan dan mendistribusikan logistik antara antidifteri serum (ADS) dan antibiotik, serta vaksin DPT HiB, DT, dan Td. Lalu memfasilitasi pemeriksaan spesimen utk menetapkan diagnosa ke laboratorium rujukan nasional Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

“Bila terjadi KLB, maka yang harus dilakukan adalah pemberian imunisasi difteri (DPT HiB atau DT atau Td tergantung umur sasaran) tanpa memandang status imunisasi difteri sebelumnya,” katanya.

Kabupaten Pasuruan menjadi daerah dengan jumlah kasus difteri tertinggi. Di daerah yang dipimpin Bupati Irsyad Yusuf ini ditemukan 46 kasus difteri. “Kabupaten Pasuruan terbanyak karena minimnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya imunisasi. Padahal Dinkes Jatim bersama Dinkes di daerah gencar melakukan sosialisasi,” ujar Kohar.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut