Janji Tetap Sarungan, Maruf Amin Cerita saat Diajak Jokowi Jadi Wapres
Dia menegaskan, kiai bisa jadi presiden mau pun wakil presiden. “Saya dulu seperti kalian, pakai sarung juga. Sampai sekarang saya juga pakai sarung. Makanya ketika diajak jadi calon wapres, saya tanya apa kalau jadi wakil presiden harus ganti celana? Oh tidak, Pak Kiai tetap seperti semula," ucap Ma'ruf disambut tawa hadirin.
Kiai Ma’rur menuturkan, keputusannya maju sebagai cawapres diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi santri lainnya. Dia menilai, santri bisa menjadi apa saja, baik sebagai kiai, pengusaha, mau pun Presiden seperti Gus Dur. “Jadi santri tidak perlu ada rasa minder," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, safari Ma'ruf ke pesantren-pesantren merupakan bagian dari etika seorang Rais Aam NU untuk menyampaikan keputusannya maju sebagai cawapres. Momen ini sekaligus untuk memohon restu dan doa kepada para kiai, termasuk juga soal pengunduran diri sebagai Rais Aam.
"Memang itu sudah menjadi etika dan kewajiban seorang Rais Aam. Pemangku pimpinan tertinggi NU itu mundur dan menyampaikannya kepada para kiai di Lirboyo, Ploso, dan di Jombang," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tersebut.
Editor: Donald Karouw