Istigasah Kubro Doakan Keselamatan Bangsa, PWNU Jatim Undang Jokowi
"Kenapa Presiden yang diundang? Karena yang menetapkan Hari Santri itu Presiden. Itu bukan karena dia nyalon atau tidak nyalon. Sekali lagi presidennya (yang diundang), bukan sebagai capres," ucap pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad Gasek Kota Malang tersebut.
Selain Presiden Jokowi, sejumlah tokoh penting di Jatim juga turut diundang. Termasuk Gubernur Soekarwo dan jajaran Pemprov Jatim serta Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa.
"Kami juga undang PBNU. Kalau hadir semua alhamdulillah. Hadir semua itu mulai level paling tinggi mustasyar, kemudian Rais Aam, baru ketua umum," tuturnya.
Andai yang hadir hanya Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj pun tak masalah. Begitu pula jika yang hadir Ketum PBNU dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar juga tidak apa-apa. "Andai yang hadir Ketum sama mustasyar Kiai Ma’ruf juga gak apa-apa. Jadi besok itu Kiai Ma’ruf datang apa enggak, itu urusan PBNU," ucapnya.
Diketahui, acara Istigasah Kubro digelar PWNU Jatim dalam rangka mendoakan keselamatan bangsa. Agenda ini digagas menyusul banyaknya bencana alam di wilayah Indonesia serta ketegangan antarkelompok yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Editor: Donald Karouw