Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemotor Asal Mojokerto Tewas di Pinggir Jalan Kulonprogo, Diduga Korban Kecelakaan
Advertisement . Scroll to see content

Isak Tangis Wali Murid Warnai Pemindahan Siswa SD I Kranggan ke STIT

Rabu, 03 Januari 2018 - 11:31:00 WIB
Isak Tangis Wali Murid Warnai Pemindahan Siswa SD I Kranggan ke STIT
Para siswa SD I Kranggan, Mojokerto, Jatim, yang menjadi korban akibat sengketa lahan sekolah. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Prihantono mengucapkan banyak terima kasih kepada pengelola Yayasan STIT Raden Wijaya karena telah peduli dan memberi tempat para siswa untuk belajar.

Dia mengatakan, belum tahu sampai kapan tempat sekolah sementara itu akan bertahan. Karena, hingga saat ini belum ada perencanaan apa pun mengenai nasib para siswa.

“Pekan depan baru akan dibahas. Kami akan memanggil ahli waris Sareh Sujono, pengusaha, serta dinas pendidikan untuk membicarakan solusi terbaiknya,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah akan menengahi persoalan ini bukan turut campur. Sebab, kasus sengketa lahan sekolah itu sudah masuk ranah hukum. “Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian,” ucap pejabat Pemprov Jatim tersebut.

Sebelumnya diberitakan, SD Kranggan I Mojokerto disegel oleh ahli waris Sareh Sujono, Selasa 2 Januari 2018. Ahli waris mengambil langkah ini karena proses tukar guling dengan Pemkot Mojokerto atas aset sekolah bermasalah. Sareh Sujono memiliki sertifikat atas aset dan merasa memilikinya. Sebaliknya, Pemkot Mojokerto tidak memiliki bukti sama sekali. Dasar itulah yang dipakai oleh ahli waris untuk menguasai aset SD Kranggan I, sedangkan Pemkot Mojokerto memilih menunggu keputusan hukum terkait kasus sengketa lahan tersebut.


Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut