IPM Jatim Naik 3,15 Persen, Gubernur Khofifah: Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045
Terkait dengan Umur Harapan Hidup (UHH) dan kesehatan melalui strategi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes), Puskesmas Rawat Inap Standar, Taman Posyandu, Pendampingan Bumil Risti, Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil, hingga Tantistas (Kesehatan Gratis dan Berkualitas).
Keberhasilan Jawa Timur dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik di bidang pendidikan juga sangat membanggakan. Terbukti dengan capaian sebagai juara umum tiga tahun berturut-turut Olimpiade Sains Nasional (OSN) periode 2020–2022, juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional 2023, dan sebagai provinsi dengan jumlah terbanyak diterima SNMPTN dan SBMPTN selama empat tahun berturut-turut periode 2020-2023.
Sedangkan strategi peningkatan IPM untuk standar hidup layak, dilakukan antara lain melalui upaya peningkatan pendapatan penduduk miskin yang melalui kegiatan usaha produktif yang didukung adanya permodalan UMKM.
Ditambah bantuan usaha untuk pelaku usaha ultra mikro kepada 6.478 orang pelaku usaha mikro dengan nilai antara Rp600.000 hingga Rp2.200.000 yang pembiayaannya dari Baznas Provinsi Jatim.
"Saya optimis IPM Jatim akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang seiring dengan meningkatnya kualitas pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan sekaligus penurunan angka kemiskinan," tutur Khofifah
Editor: Anindita Trinoviana