Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mobil Pengantar Anak Sekolah Kecelakaan Terjun ke Parit di Soppeng, 4 Orang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Inilah Penyebab Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi Versi Warga

Sabtu, 07 April 2018 - 17:32:00 WIB
Inilah Penyebab Kecelakaan KA Sancaka di Ngawi Versi Warga
Suasana lokasi kejadian tabrakan antara KA Sancaka dengan truk trailer. (Foto: iNews.id/Asfi Manar)
Advertisement . Scroll to see content

NGAWI, iNews.id - Sejauh ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab utama tabrakan Kereta Api (KA) Sancaka rute Yogyakarta-Surabaya dengan sebuah truk trailer. Namun, berdasarkan keterangan warga kecelakaan disebabkan jalan di sekitar perlintasan KA licin dan menanjak.

Diketahui, lokasi kejadian merupakan jalan rintisan yang sering digunakan warga untuk beraktivitas ke sawah. Selain menuju sawah jalan tersebut juga mengarah ke hutan. Namun, titik tersbeut belakangan digunakan sebagai akses distribusi material proyek double track.

Selain belum diaspal, kondisi jalan yang mayoritas tanah dan beberapa hari diguyur hujan mengakibatkan akses berlumpur. Akibatnya truk trailer gagal menyeberang perlintasan yang berkontur menanjak. Alhasil badan truk melintang di atas rel kereta saat KA Sancaka datang. Kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan.

Salah seorang warga sekitar Suhepdi mengatakan, areal pelintasan memang tidak pernah atau menempatkan khusus petugas jaga.  Menurutnya, sejauh ini akses tersebut hanya digunakan warga sekitar untuk bersawah atau menuju hutan. Sebelumnya, kata dia, akses jalan memasuki proyek hanya bisa dilintasi kendaraan beroda dua dan mobil bertonase rendah.

"Perlintasannya tidak ada penjaganya sebab ini memang jalan ke hutan atau ke sawah tapi kendaraan roda empat bisa melintas," ucapnya di lokasi kejadian, Sabtu (7/4/2018).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut