Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Perbaiki Kendaraan di Bahu Jalan, Sopir Truk Tewas Ditabrak Truk Tronton di Lamongan
Advertisement . Scroll to see content

Imbas Jembatan Babat-Widang Ambruk, Jalur Daendels Macet Parah

Jumat, 20 April 2018 - 16:35:00 WIB
Imbas Jembatan Babat-Widang Ambruk, Jalur Daendels Macet Parah
Antrean panjang kendaraan di Jalur Daendels di pesisir pantai utara Lamongan, Jumat (20/4/2018). Kemacetan parah tersebut sebagai imbas ambruknya jembatan Babat-Widang beberapa waktu lalu. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)
Advertisement . Scroll to see content

LAMONGAN, iNews.id - Kemacetan panjang melanda Jalur Daendels di pesisir pantai utara Lamongan yang menghubungkan Gresik, Lamongan dan Tuban, Jumat (20/4/2018) siang. Kemacetan ini diakibatkan pengalihan arus lalu lintas imbas dari ambruknya Jembatan Babat-Widang, beberapa waktu lalu.

Antrean panjang kendaraan terlihat di sepanjang Jalur Daendels pantai utara Lamongan. Arus lalu lintas yang sangat padat menimbulkan kemacetan panjang hingga beberapa meter. Antrean kendaraan pun tak bisa terhindarkan.

Lalu lintas didominasi truk-truk besar dengan muatan berat yang berasal dari arah Tuban menuju Gresik dan sebaliknya. Hal itu membuat kemacetan terjadi di dua arah jalan. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak arus kendaraan dari jalur poros pantura dialihkan ke jalur Daendels akibat ambruknya Jembatan Babat-Widang.

Hariadi, salah seorang sopir yang kebetulan melintas di daerah tersebut mengaku, waktu tempuh Tuban-Lamongan yang biasanya hanya satu jam, kini bisa sampai lebih dari dua jam. “Katanya macetnya dari pukul 03.00 WIB tadi. Sampai sekarang belum selesai,” katanya, Jumat (20/4/2018) siang.

Sementara menurut sopir dari arah Gresik, jarak tempuh dari Gresik ke Lamongan yang biasanya hanya satu jam kini bisa mencapai tiga jam. “Saya dari Gresik tadi pukul 10.00 WIB. Berarti sudah hampir tiga jam baru sampai sini. Sebenarnya sudah ada peringatan pengalihan jalur di tiap-tiap pintu tol. Tapi diarahkannya ke sini semua,” kata Wirya, sopir truk lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut