Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Ikatan Keluarga Besar Papua Pastikan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa di Surabaya

Selasa, 20 Agustus 2019 - 00:30:00 WIB
Ikatan Keluarga Besar Papua Pastikan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa di Surabaya
Suasana keakrabann antara warga Papua di Surabaya bersama Kapolda dan Gubernur Jatim. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya memastikan tidak ada pengusiran mahasiswa di Surabaya. Sampai saat ini seluruh warga Papua juga dalam kondisi aman dan terlindungi.

"Mamado di Papua dan Papado di Papua. Adik-adik kami dan semua saudara saya di Papua. Kami semua di sini aman. Anak-anak kuliah juga aman. Tidak usah khawatir yang berlebihan. Kita semua di sini anak-anak Ibu Pertiwi," kata Ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya Piter Frans Rumaseb, Senin (19/8/2019).

Piter mengakui ada 43 mahasiwa yang dibawa polisi ke Polrestabes Surabaya. Namun, hal itu dalam rangka pengamanan. Sebab, di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, ada tekanan kelompok massa.

"Mereka justru diamankan polisi dari potensi tekanan dari ormas dan kembali dipulangkan pada malam hari. Saya yang mengawal di kepolisian sampai kembali ke asrama," ujarnya.

Tentang beredarnya foto mahasiswa yang tewas dan menyebar di media sosial, dia juga memastikan hal itu merupakan hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut