Sementara itu, petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto Kota yang datang ke kamar mayat langsung melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, petugas menemukan luka di kepala belakang akibat benturan benda tumpul.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Julian Ade Waroka mengatakan untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi akan melakukan autopsi lebih mendalam di Rumah Sakit Bayangkara Polda Jatim.
“Untuk sementara kami masih menduga apa penyebab luka di kepala ini,” katanya.
Dari informasi awal yang didapat polisi, korban tinggal tidak dengan orang tua melainkan dengan paman.
Sebelumnya, seorang anak laki-laki ditemukan tewas di bawah jembatan Kedung Wungkal, Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi tepatnya Jalan Raya Kemlagi, Mojokerto, Jatim, Kamis (30/1/2020) pagi. Di kepala jasad tersebut terdapat luka sehingga warga menduga dia korban pembunuhan.
Mayat dalam kondisi tengkurap dan berada di sela-sela lumpur sungai. Sementara di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan jejak apapun.
Saat mayat dibalik, petugas mendapati ada luka parah di kepala dan masih mengucurkan darah. Usai dilakukan identifikasi, mayat korban dibawa ke rumah sakit RA Basuni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto untuk dilakukan autopsi. Saat diangkat, mayat sudah dalam kondisi kaku.
Editor: Umaya Khusniah