SURABAYA, iNews.id – Seorang santri salah satu pondok pesantren di Surabaya, Jawa Timur, mengidap penyakit sangat langka. Dia alergi sinar matahari. Kulitnya akan timbul luka bakar, bercak-bercak, melepuh hingga timbul tumor jika terpapar sinar matahari.
Identitas bocah 13 tahun penderita penyakit langka ini yakni Rifky Elmadita. Dia masih terbaring mendapat perawatan di Instalasi Rawat Inap Bedah Dahlia RSUD dr Soetomo, Surabaya. Belum lama ini, Rifki menjalani operasi pengangkatan bejolan tumor di dahi dan hidungnya sehingga masih merasakan sakit.
2 Bocah Kakak Adik di OKU Sumsel Menderita Penyakit Aneh
Kasinem, nenek dari Rifky mengatakan, penyakit langka ini sudah dialami cucunya sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Awalnya, keluarga menduga Rifki hanya mengidap sakit kulit biasa. Namun semakin lama justru kian parah.
Jika terkena sinar matahari, bercak-bercaknya tambah banyak. Terdapat di bagian wajah, leher, lengan dan tungkai. Keluarga akhirnya membawa Rifky ke dokter dan mendapat jawaban jika cucunya menderita Xeroderma Pigmentosum, yakni penyakit kelainan bawaan pada kulit yang langka dan sensitif terhadap sinar matahari.
“Saya sempat mikirnya hanya sakit ganti kulit. Kata dokter ini alergi sinar matahari. Tapi saya gak sangka sampai separah ini. Kian hari makin parah,” ujarnya.