Hindari Razia, Angkot Hasil Begal Terguling dan Tewaskan Pemotor
Polisi yang saat itu sedang patroli dengan cepat mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. Tak lama kemudian ada seorang warga, Subi (65) warga Kaliom Lor, Surabaya melapor ke Mapolsek Dringu kalau dirinya mengku angkotnya dirampas empat pelaku. Subi kemudian dibuang di areal persawahan Kecamatan Dringu.
Dalam laporanya, kata Kasatlantas, sopir angkot yang mangkal di kawasan Sidoarjo ini disewa empat orang untuk diantar ke Probolinggo dengan ongkos sebesar Rp300.000.
“Saat di tengah jalan pantura, tiba-tiba korban disekap para pelaku dan dibuang ke sawah. Kemudian angkotnya dibawa kabur. Setelah dilakukan koordinasi, ternyata benar angkot yang terlibat kecelakaan tersebut adalah agkot hasil kejahatan,” kata Kasatlantas.
Dia mengatakan, razia rutin di jalur Pantura Probolinggo ini menindaklanjuti perintah kapolres agar seluruh jajaran siaga dan melakukan antisipasi begal. “Berawal dari atensi kapolres untuk antisipasi begal. Kami (Satlantas) kemudian menggelar patroli di jalur pantura siang, malam hingga dini hari. Mungkin salah dan takut akhirnya sopir angkot ini panik hingga terjadi kecelakaan. Kasus kejahatannya kita serahkan ke unit Reskrim. Sedangkan kasus kecelakaan kita yang tangani,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki