Heboh Pembobolan Rekening Lewat Undangan Nikah di WhatsApp, Ini Kata Dosen Unair
SURABAYA, iNews.id - Modus pembobolan rekening lewat WhatsApp belakangan menjadi buah bibir warga. Para pelaku melakukan pembobolan menggunakan modus undangan pernikahan berisi file yang akan ter-install dan dapat mencuri data pribadi pengguna.
Dosen program studi Teknologi Sains Data, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) Muhammad Noor Fakhruzzaman mengatakan, sebetulnya modus penipuan yang dilakukan oleh para pelaku terbilang cukup lawas. Modus penipuan tersebut dikenal sebagai social engineering dalam dunia cybersecurity.
"Social engineering itu gampangnya cara pembobolan cybersecurity, tapi melalui interaksi sosial. Misalnya, memanfaatkan ketidaktahuan pengguna WhatsApp tentang file APK. Prosesnya hampir sama seperti kasus phising atau pemalsuan konten web bank dan lainnya," kata Ruzza, Rabu (8/2/2023).
Selanjutnya, para pelaku berupaya memanfaatkan kemudahan dan kebiasaan pengguna WhatsApp serta kelemahan mereka dalam literasi digital. Bahkan, banyak pengguna WhatsApp berpikir file dengan format APK tidak berbahaya hingga mengira file tersebut sebagai foto biasa sehingga mengunduhnya dengan sembarangan.
Ruzza menambahkan, dalam kasus tersebut kemungkinan besar aplikasi yang dikirim oleh pelaku berisi exploit. File itu memiliki fungsi untuk membuka backdoor dan akses super admin atau root ke setiap handphone penerima.