Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! ART Baru 1 Bulan Gasak Emas dan Uang Dolar Majikan di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Motor Mogok Massal usai Isi BBM di Surabaya dan Kediri, Ini Kata Pertamina

Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:09:00 WIB
Heboh Motor Mogok Massal usai Isi BBM di Surabaya dan Kediri, Ini Kata Pertamina
Para pengendara motor menyerbu bengkel lantaran kendaraannya mogok usai mengisi BBM jenis pertalite di Surabaya. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Sejumlah pengendara sepeda motor di Kota Surabaya dan Kediri mengalami mogok massal usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. Mereka kemudian menyerbu bengkel karena kendaraan mereka mendadak mati mesin.

Di Kota Kediri, bengkel di Jalan Kilici ramai dipenuhi kendaraan mogok. Setelah diperiksa mekanik, ditemukan adanya dugaan Pertalite yang kualitasnya kurang bagus. Setelah tangki dikuras, mekanik menemukan cairan keruh yang mengendap di dasar botol.

"Begitu keluar dari pom bensin, kendaraan tiba-tiba langsung mati enggak bisa dihidupkan," ujar salah satu pengendara motor, Alwi, Rabu (29/10/2025). 

Dia juga mencium bau Pertalite yang berbeda, seperti bau alkohol.

Seorang montir di Kediri mengaku dalam tiga hari terakhir, jumlah motor yang servis dengan keluhan yang sama meningkat drastis, mencapai hingga 15 kendaraan per hari. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari sekadar perlu dikuras hingga yang parah sampai merusak pompa bahan bakar.

Fenomena serupa juga terjadi di Surabaya, di mana bengkel di kawasan Ketintang mengalami "kebanjiran" pemotor dengan keluhan laju kendaraan tersendat-sendat hingga busi cepat mati.

Respons Pertamina Patra Niaga

Menanggapi keluhan masyarakat yang meluas, Pertamina Patra Niaga bersama Ditjen Migas segera bergerak cepat melakukan uji sampel BBM Pertalite di beberapa SPBU, termasuk di Jalan Kayun Surabaya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut