Hasil Tes Medis Atlet SEA Games yang Dipulangkan Masih Perawan, Ibunda: Pelatih Minta Tes Ulang
Pemulangan paksa Shalfa dari Mess Persani di Gresik ke Kota Kediri berlangsung dramatis. Ayu mengaku dihubungi Irma, seorang pelatih Shalfa di mess Persani.
Dalam komunikasi via telepon keluarga diminta segera menjemput pulang SAS dengan alasan sering pulang malam dan kerap pacaran.
Hal yang paling mengejutkan dan bahkan sampai membuat Satrio Utomo, suaminya syok, kata Ayu, dari hasil interogasi pelatih, putrinya dikatakan sudah tidak perawan. "Disampaikan bahwa selaput dara anak saya robek seperti bekas diperkosa," kata Ayu.
Ketua KONI Kediri, Maria Karangora mengaku tidak terima dengan tudingan sang pelatih karena menyangkut harkat dan martabat sang atlet. Padahal Shalfa bukan atlet sembarangan karena sudah ikut latihan sejak kecil dan telah menorehkan berbagai prestasi.
Maria pun mendukung tuntutan tim kuasa hukum Shalfa kepada pelatnas karena tuduhan kepada sang atlet telah dibantah oleh hasil pemeriksaan rumah sakit bahwa sang atlet tidak mengalami kerusakan pada selaput daranya seperti dituduhkan pelatihnya."Kami tidak terima dan berusaha mencari penjelasan. Tapi di sana (tim pelatih) agak bagaimana begitu. Pengacara juga melayangkan surat ke presiden (Joko Widodo)," kata Maria, Jumat (29/11/2019).
Terkait persoalan itu, kata Maria, KONI Kediri berusaha memediasi atlet senam artistik daerah itu oleh pelatihnya dengan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Editor: Kastolani Marzuki