Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Jombang, Luka Sayat di Leher dan Pipi
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Ada Paparan Gas Air Mata

Rabu, 30 November 2022 - 17:20:00 WIB
Hasil Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Ada Paparan Gas Air Mata
Tim dokter forensik membawa sampel dari dua jenazah korban Tragedi Kanjuruhan setelah melakukan autopsi pada Sabtu (5/11/2022) lalu. (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Cabang Jawa Timur (Jatim), Nabil Bahasuan, mengungkap hasil autopsi dua jenazah korbanTragedi Kanjuruhan. Dia menyebut, tidak ditemukan paparan zat senyawa gas air mata pada organ pernapasan jasad NDR (16) dan NDA (13).

"Dari hasil pengumpulan sampel yang ada pada kedua korban. Kami sudah mengumpulkan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan didapatkan tidak terdeteksi adanya gas air mata tersebut," kata Nabil ditemui di Universitas Airlangga Surabaya, Rabu (30/11/2022).

Dia mengatakan, penjelasan lebih lengkap terkait fakta tersebut bisa dijelaskan ahli dari BRIN saat persidangan.

"Untuk lebih jelasnya nanti di pengadilan bisa didatangkan ahli dari BRIN tersebut yang memeriksa hasil sampel 'toksikologi' kita," ucap dia.

Menurut Nabil, penelitian tentang dugaan adanya senyawa zat gas air mata yang menjadi sebab kematian korban menjadi salah satu aspek terpenting dalam proses autopsi kedua jenazah tersebut.

"Dari pemeriksaan toksikologi, tidak terdeteksi adanya gas air mata. Karena kita fokus pada gas air mata, untuk toksikologi. Untuk patologi anatomi. Kita fokus pada adanya keradangan. Dan nanti akan saya jelaskan di visum, sudah ada," ujarnya.

Nabil menjelaskan, didapati tanda bekas kekerasan benda tumpul pada jenazah NDR. Kemudian, patah tulang pada susunan tulang iga dan terdapat pendarahan dalam kategori jumlah yang banyak.

"Adanya patah tulang iga, 2, 3, 4, 5 dan di sana ditemukan perdarahan yang cukup banyak. Sehingga itu membuat sebab kematiannya," sebutnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut