Harlah ke-94 NU, Wapres Ma'ruf Amin Minta Komitmen NU Terus Bangun Ekonomi Umat
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar komitmen Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun perekonomian umat, terutama ekonomi kalangan lemah terus dikembangkan. Komitmen itu juga dipengaruhi oleh gerakan Nahdatul Tujjar, kebangkitan para pedagang sehingga NU punnya semangat untuk membangun.
"Ini jadi komitmen perjuangan NU yang terus harus dijaga, dikembangkan," ujarnya dalam pidato kebangsaan pada Peringatan Harlah ke-94 NU di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Jumat (31/1/2020) malam.
Wapres Ma'ruf Amin yang juga Mustasyar PBNU mengatakan, komitmen NU dari semua aspek sejak berdirinya sampai sekarang, ke depan harus lebih kuat lagi. "Sebagai organisasi yang lahir dalam kancah perjuangan bangsa, NU memegang teguh prinsip "cinta Tanah Air sebagian dari iman" dan dipengaruhi oleh "Bangkitlah hai bangsaku, ini menjadi inspirasi bagi NU dalam terus membangun komitmennya, tidak hanya memperjuangkan kemerdekaan, tapi juga mengawal kemerdrkaan ini dari upaya-upaya yang tentu ingin merusak dan melemahkan negara dan bangsa ini," tuturnya.
Menurut Kiai Ma'ruf, pemerintah memberikan peluang besar kepada seluruh masyarakat, pengusaha maupun ormas untuk ikut mengambil peran dalam membangun bangsa. Salah satu pondasi paling penting yang dilakukan pemerintah yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sehat, cerdas, produktif, memiliki daya siang, menguasai teknologi, dan berakhlakul karimah.
"Untuk membangun SDM ini melalui reformasi pendidikan dalam jangka panjang, dan jangka pendeknya itu melalui vokasi. Dan yang bertanggung jawab adalah kader NU sendiri, Bu Ida (Menaker Ida Fauziyah). Jadi kalau SDM kurang berkembang yang disalahkan Bu Ida Fauziyah," ujarnya.