Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai
Advertisement . Scroll to see content

Guru Diduga Cabuli Puluhan Siswi di Malang, Massa Desak Pelaku Dihukum

Senin, 18 Februari 2019 - 11:26:00 WIB
Guru Diduga Cabuli Puluhan Siswi di Malang, Massa Desak Pelaku Dihukum
Para orang tua siswi SD Negeri di Kota Malang dan mahasiswa berdemonstrasi ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Jatim, Senin (18/2/2/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id – Puluhan perwakilan wali murid dan mahasiswa berdemonstrasi ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Malang, Senin (18/2/2019). Mereka mendesak agar instansi itu mendukung proses hukum terhadap oknum guru olah raga pelaku dugaan pencabulan terhadap puluhan siswi SD Negeri di Kota Malang.

Dalam aksinya, massa yang tergabung Aliansi Masyarakat Tolak Kekerasan Seksual membentangkan berbagai poster berisi pernyataan menolak kekerasan seksual dan tindakan asusila. Hingga kini, jumlah siswi yang diduga menjadi korban pencabulan salah satu oknum guru SD Negeri di Malang diperkirakan mencapai 20 orang.

“Mungkin angka itu akan lebih banyak lagi karena merupakan fenomena gunung es. Karena itu, oknum guru yang sudah dilaporkan sepekan lalu lalu harus segera diproses hukum. Kami siap mengumpulkan alat bukti yang dibutuhkan,” kata perwakilan wali murid, Sri Wahyuningsih.

Dalam orasinya, para pendemo mendesak agar Disdik Pemkot Malang lebih berpihak kepada para siswi yang menjadi korban pencabulan. Mereka menilai, selama ini instansi itu terkesan melindungi oknum guru yang telah dilaporkan ke polisi.

Terbukti, Disdik Pemkot Malang hanya memberikan sanksi tindakan karantina atau melarang oknum guru untuk mengajar di SD Negeri Kauman 3. Padahal, Disdik seharusnya mendukung para siswi dan mendukung proses hukum untuk oknum guru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut