Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Pabrik Ban Bekas di Mojokerto, Asap Hitam Membubung Tinggi
Advertisement . Scroll to see content

Gudang Kayu di Pasuruan Terbakar Hebat, Diduga Ada Faktor Kesengajaan

Selasa, 08 Oktober 2019 - 15:54:00 WIB
Gudang Kayu di Pasuruan Terbakar Hebat, Diduga Ada Faktor Kesengajaan
Petugas saat berjibaku memadamkan kobaran api di gudang milik milik pengusaha mebel di Pasuruan. (Foto: iNews/Jaka Samudra)
Advertisement . Scroll to see content

PASURUAN, iNews.id – Gudang kayu milik seorang pengusaha mebel terbakar hebat di Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (8/10/2019) siang. Kobaran api melalap habis tempat penjemuran kayu yang ditaksir menimbulkan kerugian materiel hingga Rp3 miliar.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran di gudang kayu milik Sanif (55) pengusaha mebel setempat. Namun dugaan sementara, ada yang sengaja membakar jerami padi tak jauh dari lokasi kebakaran hingga api merambat.

Pantauan iNews di TKP kebakaran, ratusan warga setempat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi gudang kayu tampak berupaya menyelamatkan barang berharga. Mereka juga turut membantu memindahkan kayu yang sedang dijemur di sekitar TKP agar api tidak meluas. Apalagi, lokasi kebakaran merupakan sentra tempat usaha produksi mebel, seperti meja, kursi dan lemari.


Tak lama berselang, petugas damkar, BPBD Pasuruan dibantu TNI dan Polri datang ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Petugas gabungan langsung menyiramkan air dan memindahkan kayu sirapan atau yang sudah digergaji ke lokasi aman. Di antaranya yakni kayu damar maupun jati.

Keterangan warga di lokasi, titik api bermula dari ada orang yang membakar jerami padi di sawah. Api kemudian merembet ke tempat penjemuran kayu yang kondisinya sudah kering hingga kebakaran tak bisa dihindari. Dalam hitungan waktu, ribuan kubik kayu sirapan hangus dilalap si jago merah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut