Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanah Bergerak di Sukabumi Meluas, 101 Rumah Rusak dan 367 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Khofifah Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pacitan

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 11:17:00 WIB
Gubernur Khofifah Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pacitan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau lahan seluas 3,6 hektare yang dipruntukkan bagi relokasi warga Pacitan terdampak tanah bergerak. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PACITAN, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi rencana lahanrelokasi warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jumat (28/10/2022). Lahan yang disiapkan seluas 3,6 hektare.

"Pemprov Jatim akan mengalokasikan anggaran dana BTT (belanja tidak terduga) sebesar Rp50 juta untuk tiap satu unit rumah. Di mana, anggaran serupa juga telah dialokasikan Pemprov Jatim untuk kesiapan relokasi warga terdampak bencana di Kabupaten Trenggalek dan Blitar," kata Khofifah. 

Khofifah mengungkapkan, Pemprov bersama Pemkab Pacitan berupaya menyiapkan langkah untuk merelokasi warga. Namun, langkah tersebut bisa berjalan lancar jika masyarakat setuju untuk direlokasi. 

"Kami Pemkab dan Pemprov bersama-sama, salah satu solusi untuk bisa memberikan hunian yang aman yaitu lewat hunian tetap (huntap), ini asal masyarakatnya setuju. Lahannya ada dan bisa disiapkan untuk bangunan huntap," ucapnya.

Selain itu, Khofifah mengingatkan masyarakat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko bencana. Apalagi, belakangan cuaca ekstrem menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung yang mengakibatkan beberapa daerah di wilayah selatan pulau Jawa mengalami bencana seperti banjir, tanah gerak, dan tanah longsor. 

"Kalau potensi di wilayah pansela (pantai selatan), mulai Jawa barat. Kemudian Jawa tengah ke Jawa timur. Jadi memang cuaca ekstrem ini tidak hanya terjadi di Jatim," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut