Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan 2.600 Reagen PCR Pendeteksi SARS-CoV-2 untuk ITD Unair

Sabtu, 28 Maret 2020 - 22:11:00 WIB
Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan 2.600 Reagen PCR Pendeteksi SARS-CoV-2 untuk ITD Unair
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan langsung kepada ITD Airlangga. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberikan bantuan sebanyak 2.600 reagen PCR (Polymerase Chain Reaction) pendeteksi virus corona SARS-CoV-2 pada Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga Surabaya. Reagen merupakan bahan penting untuk bisa memberikan konfirmasi deteksi virus corona jenis SARS-CoV-2 dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dari pengambilan spesimen seseorang yang diambil dari tes swab.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkannya langsung kepada Ketua ITD Unair Surabaya, Prof dr Maria Lucia Inge Lusida SpMK MKes PhD di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (28/3/2020). Menurutnya, deteksi yang memberikan konfirmasi dengan presisi tinggi terkait infeksi virus corona adalah menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Sampai saat ini Reagennya harus impor. Dan kami mengupayakan agar penyediaan reagen ini jangan sampai kurang, karena ITD Unair sudah ditunjuk pemerintah sebagai tempat untuk pengujian PCR,” katanya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengimbau agar masyarakat yang sudah terkonfirmasi berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk tak ragu meminta rujukan pelaksanaan swab dan PCR. PDP juga diharap tak menghawatirkan masalah biaya.

“Sebab jika hasil tesnya positif biaya tes akan ditanggug oleh pemerintah pusat. Sedangkan jika hasilnya negatif biaya tesnya akan ditanggung oleh pemerintah provinsi,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut