Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Putus Diterjang Banjir, Warga 2 Kecamatan di Kendal Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Jatim Minta Bantuan Kodam Bangun Jembatan Babat-Widang

Selasa, 24 April 2018 - 12:51:00 WIB
Gubernur Jatim Minta Bantuan Kodam Bangun Jembatan Babat-Widang
Sejumlah pekerja dengan palu, las, juga peralatan lainnya mengempur jembatan Widang di Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/4/2018). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, meminta bantuan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya untuk mempercepat pembangunan Jembatan Babat-Widang di Kabupaten Tuban yang ambrol pada Selasa 17 April 2018, pekan lalu.

"Saya sudah koordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya untuk meminta bantuan prajurit jika diperlukan, dan beliau siap mengerahkan pasukan," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, sebagaimana dilansir dari Antara, Selasa (24/4/2018).

Menurut Soekarwo, bantuan tenaga dari prajurit TNI AD sangat diperlukan. Selain untuk mempercepat proses pembangunan, juga karena pasukannya berpengalaman serta ahli di bidangnya. "Nanti pasukan yang dikerahkan dari Zeni Tempur Kodam V/Brawijaya," ucap orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, juga menegaskan, dirinya telah menargetkan pembangunan Jembatan Widang harus selesai 15 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah atau "H-15" Lebaran 2018. Mantan Sekdaprov Jatim itu bahkan telah mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo meminta untuk pengaktifan jembatan timbang yang ada di sejumlah titik di wilayahnya.

"Berbagai upaya harus dilakukan agar pembangunan Jembatan Widang berjalan lancar. Di sisi lain, juga sangat perlu pengaktifkan jembatan timbang untuk mengontrol berat dan tonase muatan truk," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut