Geger Maling Aguno Robin Hoodnya Orang Blitar, Begini Kisahnya
Kisah Maling Aguno didengar cukup akrab di lingkungan masyarakat Kabupaten Blitar. Cerita itu menyebar dari mulut ke mulut. Selalu mendapat tempat di setiap generasi.
Terutama warga yang bertempat tinggal di wilayah barat, yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tulungagung.
Menurut Tatok, tidak hanya berkembang melalui cerita tutur (folklore). Kisah tersebut juga kerap diangkat sebagai lakon kesenian ludruk.
Di era tahun 80 an hingga 90 an, kata Tatok masih banyak ludruk di Blitar yang mementaskan lakon Maling Aguno. "Selain Maling Aguno, juga ada lakon Maling Caluring dan Sogol," ucap Tatok.
Tatok percaya, kisah Maling Aguno bukan sepenuhnya legenda. Ia meyakini ada. Sebab keberadaan makam Maling Aguno, betul betul ada. "Saya kira Maling Aguno betul betul ada. Karena ada makamnya," katanya.