Gagal Panen akibat Wereng, Petani di Mojokerto Bakar Tanaman Padi yang Kering
Gagal panen ini juga menyebabkan warga Desa Balong Masin yang sebagian besar adalah petani tidak dapat membayar pajak tahunan. Mereka berharap ada kelonggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab Mojokerto).
“Tanaman padi rusak dan gagal panen karena hama wereng. Kondisi tanaman rusak dan mengering sehingga tidak bisa dipanen,” katanya.
Sementara itu Kepala Desa Balong Masin, Heri Bambang Suyanto mengatakan, setelah dilakukan pendataan, lahan yang gagal panen seluas 125 hektare. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian serta bupati Mojokerto.
“Kami berharap ada bantuan bibit padi, pupuk atau obat-obatan agar petani dapat menanam kembali dengan biaya yang lebih sedikit,” katanya.
Selain di Desa Balong Masin, Kecamatan Pungging, gagal panen juga terjadi di beberapa desa di Kecamatan Mojosari dan Bangsal. Penyebab gagal panen di wilayah tersebut juga dikarenakan serangan hama wereng.
Editor: Umaya Khusniah