Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prioritaskan Pendidikan, Gubernur Kalteng Beri 15.000 Beasiswa hingga Seragam Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Forecasting Pendidikan Bojonegoro di Masa Depan: IPM Bisa Melompat ke Level Tinggi

Minggu, 07 Agustus 2022 - 10:51:00 WIB
Forecasting Pendidikan Bojonegoro di Masa Depan: IPM Bisa Melompat ke Level Tinggi
Beasiswa pendidikan yang menjadi program Pemkab Bojonegoro bagi warganya dipastikan mampu meningkatkan IPM. (Foto: dok Pemkab Bojonegoro)
Advertisement . Scroll to see content

"Desainnya adalah memberi hak yang sama pada generasi mendatang menempuh pendidikan tinggi secara gratis. Melihat Instrumen peningkatan SDM yg dilakukan Bupati saat ini melalui berbagai program khusunya beasiswa, menarik untuk diamati. Bersama tim, kita mencoba memprediksi angka IPM Bojonegoro pada 2024 mendatang," tuturnya, Sabtu (6/8/2022).  

Forecasting atau peramalan dalam penelitian ini, lanjut Handoko, menggunakan penerapan metode double exponental smooting. Hasilnya, ditemukan angka IPM 72,08 pada 2024 mendatang dengan mengambil angka statistik 12 tahun ke belakang. Lonjakan IPM cukup besar dapat meningkat lagi jika penetrasi kebijakan pendidikan digenjot.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), angka IPM Bojonegoro dari tahun ke tahun terus naik. Pada 2019, mencapai 68,75 lalu naik di 2020 menjadi 69,04, dan 2021 menjadi 69,59. Diprediksi akan terjadi lompatan tinggi nilai IPM pada 2024.  

"Dilihat tiga tahun ini, kebijakan terkait beasiswa sangat gencar. Ribuan masyarakat Bojonegoro mendapat akses pendidikan tinggi secara gratis. Mulai beasiswa dua sarjana per desa, beasiswa scientist, beasiswa RPL Desa, beasiswa tugas akhir dan lainnya," katanya.

Peramalan IPM Bojonegoro ke depan ini didasarkan pada analisa bahwa para penerima beasiswa tersebut kebanyakan lulus kisaran 2024 hingga 2026. "Pendekatan secara kuantitatif ini kita bisa dapatkan peramalan nilai IPM," ujar Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Unigoro ini.

Dari data kuantitatif tersebut, penelitian kemudian dikembangkan lagi dengan pendekatan secara kualitatif dengan metode triangulasi. Produk kebijakan kurun waktu 2019 hingga 2022 mengenai beasiswa cukup banyak. Sejumlah MoU antara Pemkab Bojonegoro dengan pihak ketiga pada bidang pendidikan juga menjadi bagian penting penelitian ini. 

"Kita dapatkan kesimpulan bahwa SDM Bojonegoro akan setara nasional jika dilihat nilai IPM secara nasional saat ini berada angka 72,29. Sedangkan nilai IPM Bojonegoro dapat melompat lebih tinggi lagi," ucapnya.

Editor: Anindita Trinoviana

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut