Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka
Advertisement . Scroll to see content

Efektifkan PPKM Mikro, Pekan Ini Polda Jatim Bentuk 2.104 Kampung Tangguh

Selasa, 09 Februari 2021 - 09:46:00 WIB
Efektifkan PPKM Mikro, Pekan Ini Polda Jatim Bentuk 2.104  Kampung Tangguh
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Avinta (depan kiri) saat Rakor PPKM Mikro di Gedung Negara Grahadi, Senin (8/2/2021) malam. (istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Polda Jawa Timur (Jatim) akan membentuk 100 Kampung Tangguh Semeru (KTS) di tiap-tiap kabupaten/kota selama sepekan ke depan. Program ini dibentuk untuk mengefektifkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Mikro 9-22 Februari mendatang. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, melalui KTS tersebut pihaknya akan memetakan daerah penyebaran Covid-19 hingga di tingkat bawah, termasuk juga upaya pengendaliannya.

"Sekarang ini KTS yang sudah terbentuk sebanyak 3.449 yang sebelumnya hanya 2.906. Minggu depan kami akan menambah 2.104 kampung tangguh. Jika dihitung dari jumlah polres sebanyak 39, maka dalam satu minggu akan menambah 50 sampai dengan 100 KTS. Artinya dalam satu minggu akan terbentuk 5.603 KTS di Jatim," katanya, Selasa (9/2/2021).

Niklco mengatakan, berdasarkan informasi, pengalaman, analisa dan evaluasi, KTS sangat efektif dalam penanganan Covid-19. Karena itu kampung tangguh yang sudah ada akan dioptimalkan, termasuk juga menambah kampung tangguh baru.

"Nanti dalam 100 hari dari tiga bulan sekarang akan menjadi 7.043 KTS. Kami juga akan memberikan edukasi, karena Jawa Timur berbasis islam kultural, sehingga kami menindaklanjuti arahan dari bapak menteri agama, untuk bekerja sama dalam sosialisi protokol kesehatan melalui kegiatan agama, khususnya di hari Jumat," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut