Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Menko Cak Imin soal Siswa SD di NTT Bunuh Diri gegara Tak Bisa Beli Pena
Advertisement . Scroll to see content

DPP PKB Silaturahmi ke PWNU Jatim, Kiai Marzuki: Sinergi Ini Penting

Senin, 05 April 2021 - 10:34:00 WIB
DPP PKB Silaturahmi ke PWNU Jatim, Kiai Marzuki: Sinergi Ini Penting
Pengurus DPP PKB dan PWNU Jatim berfoto bersama, Minggu (4/4/2021) malam. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan berbagai tukar pemikiran untuk mempererat hubungan NU dan PKB, serta membahas berbagai persoalan kebangsaan ke depan. 

Muhaimin juga menyampaikan sejumlah agenda PKB ke depan, salah satunya rencana menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama pada 8 April mendatang. Rencananya, munas tersebut akan dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan disiarkan secara virtual, serta Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKB. 

"Munas Alim Ulama dan Mukernas ini pertama dilakukan sebagai antisipasi recovery pascapandemi. Sebab, nanti setelah keadaan membaik, perlu disiapkan langkah-langkah positif bersama," tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar mengatakan bahwa sinergi NU dan PKB ini sangat penting untuk bersama-sama memikirkan masa depan bangsa. Bahkan, Kiai Marzuki menginginkan agar kader-kader terbaik NU baik di PMII, Ansor dan lainnya bisa menjadi calon legislati (caleg) dari PKB, meskipun tidak masuk dalam kepengurusan PKB. 

"NU dan PKB harus sama-sama besar," tuturnya.

Pihaknya juga berharap PKB terus memperjuangkan agar pesantren benar-benar diakui oleh negara, namun tetap mandiri, baik secara pengelolaan maupun kurikulumnya. "Pengakuan yang dimaksud adalah bagaimana pesantren itu muktabar, diakui lembaganya dan lulusannya dianggap setara, lulusan ijasahnya diakui, tapi secara lembaga, kurikulum tetap mandiri," katanya.

Tidak hanya itu, dirinya berharap para kiai yang memiliki kemampuan keagamaan mumpuni bisa diakui keilmuannya baik setingkat master, doktor, bahkan profesor sesuai dengan kapasitas keilmuannya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut