Doa Ashabul Kahfi Ijazah dari Gus Dur agar Dimudahkan Urusan
Dikutip dari akun Instagram @ulama.nusantara, Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) konon mengijazahkan doa yang diambil dari ayat ke-10 Surat Al Kahfi. Berikut lafalnya:
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Rabbanaa aatinaa min ladunka rahmataw wahayyi’ lanaa min amrinaa rasyadaa
Artinya:
"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami"(QS. al-Kahfi; 10)
Doa ini selalu dibaca oleh Ashabul Kahfi (penghuni gua) ketika dikejar, serta diintimidasi oleh raja kejam dari Romawi yang bernama Dikyanus sebagai penyembah berhala. Raja ini mempunyai kebiasaan membantai orang yang selalu menentangnya, serta selalu menyembelih hewan ternak yang dipersembahkan untuk berhala. Hal ini seperti keterangan dalam Tafsir al-Baghawi. maka ketika kita tidak menemukan jalan keluar dalam masalah yang kita hadapi, maka bacalah doa ini.
Menurut Imam Baidhawi dalam Tafsir-nya doa ini berisi tentang permintaan Rahmat Allah agar selalu turun, karena akan mendatangkan ampunan, serta mempermudah datangnya rizki, dan membawa kesentosaan serta keamanan dari musuh. Syekh Nawawi al-Bantani menambahkan, doa ini bertujuan untuk dimudahkan dalam segala urusan, terutama agar tercapai keinginan yang diharapkan.