Ditegur Menko Luhut Soal Data Covid-19, Begini Penjelasan Wali Kota dan Bupati Malang
KOTA MALANG, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Panjaitan menegur pemerintah daerah di Malang raya dan beberapa daerah di Indonesia terkait data penanganan Covid-19. Wali Kota MalangSutiaji dan Bupati MalangSanusi pun angkat suara terkait teguran tersebut.
Sutiaji mengakui penanganan Covid-19 di Kota Malang memang ada ketidaksinkronan. Dia telah melakukan koreksi dan menjelaskan ke Menko Marvest pada kedatangannya Jumat kemarin ke Malang. Menurutnya, ada beberapa data kesembuhan pasien Covid-19 yang seharusnya sudah masuk, justru belum terdeteksi.
Hal ini membuat data pasien Covid-19 aktif di Malang seolah begitu tinggi. Padahal yang terjadi, sebagian sudah dinyatakan sembuh.
"Tadi sudah saya sampaikan, yang sehat, yang tingkat kesembuhan kita kan kan naik, yang di-update sana (Kemenkes) kan masih, kita belum masukkan. Semuanya kita harus perbarui data," kata Sutiaji, Sabtu (14/8/2021).
Soal penjelasan angka kematian yang diduga dimanipulasi, Sutiaji mengatakan, kasus kematian Covid-19 yang terjadi hari itu tidak bisa masuk ke data hari itu juga. Bahkan di Kota Malang, laporan kasus kematian Covid-19 yang terjadi hari ini baru bisa masuk pada lusa mendatang.