Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ‎Pemkab Kotabaru Hadiri Open Base Jupiter Aerobatic Team, Dukung Diplomasi Dirgantara Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Di bawah Kepemimpinan Gubernur Khofifah, Angka Kemiskinan Ekstrem Jatim Turun 3,58 Persen

Rabu, 15 November 2023 - 14:26:00 WIB
Di bawah Kepemimpinan Gubernur Khofifah, Angka Kemiskinan Ekstrem Jatim Turun 3,58 Persen
Di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah, Jatim berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem sebesar 3,58 persen selama tiga tahun terakhir. (Foto: dok Pemprov Jatim)
Advertisement . Scroll to see content

Penurunan kemiskinan di Jawa Timur juga didorong oleh peningkatan pendapatan penduduk miskin yang melalui kegiatan usaha produktif yang didukung adanya permodalan UMKM.

Beberapa program tersebut di antaranya Prokesra dengan plafon maksimal Rp50 juta per debitur, telah terealisasi pinjaman murah bagi 8.941 Usaha Mikro Kecil (UMK) dengan subsidi bunga, sehingga pelaku usaha ultra mikro dan mikro hanya menanggung beban bunga pinjaman 3 persen per tahun dengan jangka kredit maksimal 36 bulan," tutur Gubernur Khofifah.

Ditambah bantuan usaha untuk pelaku usaha ultra mikro yang diserahkan Gubernur Khofifah selama 2022 dan 2023 kepada 6.478 pelaku usaha mikro dengan nilai antara Rp600.000 hingga Rp2.200.000 yang pembiayaannya dari Baznas Provinsi Jatim.

Seiring dengan Penyaluran BLT Dana Desa 2023 per November 2023 telah disalurkan kepada 308.155 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp935,075 miliar (84,29 persen), di mana Dana Desa untuk BLT minimal 10 persen dan maksimal 25 persen untuk keluarga kategori Desil 1 data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Selain itu, Penyaluran PKH triwulan II-2023 mencapai 99,40 persen atau sebesar 1.512.592 KPM dari total target 1.521.705 KPM. Dengan nominal bantuan Rp1,121 triliun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut