Dhoho Night Carnival 2025, Sukses Curi Perhatian Publik dan Wisatawan Mancanegara
Mbak Wali menjelaskan tranformasi ini merupakan komitmen dalam mewujudkan Kediri City Tourism (D’CITO) sekaligus, penegasan identitas bahwa Jalan Dhoho merupakan 'roh'-nya Kota Kediri. "Jadi, bila orang luar daerah dengar ada kegiatan di Jalan Dhoho, itu berarti lokasinya di Kota Kediri," katanya.
Selain itu, titik start di Masjid Agung juga melambangkan sebuah lokasi ikonik di jantungnya Kota Kediri. “Kami terus berbenah agar pelaksanaan event ini bisa lebih optimal lagi," tuturnya.
Salah satu upayanya, imbuhnya, dengan mengkurasi banyaknya pendaftar dan menetapkan 40 kontingen terbaik, seperti dari OPD, sekolah, instansi swasta dan komunitas. Bahkan, ada dari luar kota, yaitu dari Madiun, Pamekasan, Surakarta, Batu, Malang, Jembrana, Pamekasan, dan masih banyak lagi.
Wali kota termuda ini mengungkapkan Dhoho Night Carnival (DNC) ini merupakan salah satu wujud dari komitmennya, untuk mewadahi kreativitas pegiat fashion dan seniman memamerkan karyanya. Dengan harapan, event ini bisa memberikan manfaat ekonomi yang positif.
Terinspirasi dari filosofi Dewi Kilisuci, DNC menjadi simbol kemurnian hati, keseimbangan alam, dan kebangkitan kreativitas warga Kota Kediri. Dengan semangat tema “Glow Green”, menjadi semangat menjaga alam. Berkreasi dengan melestarikan lingkungan, serta berkarya dengan bahan daur ulang.