Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Solidaritas Kematian Affan Berujung Ricuh, Massa Jebol Gerbang Polres Salatiga
Advertisement . Scroll to see content

Demo di DPRD Kota Madiun, Kericuhan Pecah saat Massa Semakin Bertambah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 22:47:00 WIB
Demo di DPRD Kota Madiun, Kericuhan Pecah saat Massa Semakin Bertambah
Demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa, buruh dan driver ojek online (ojol) di depan Kantor DPRD Kota Madiun, berujung ricuh, Sabtu (30/8/2025) siang. (Foto: Arif Wahyu).
Advertisement . Scroll to see content

MADIUN, iNews.id - Demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa, buruh dan driver ojek online (ojol) di depan Kantor DPRDKota Madiun, berujung ricuh, Sabtu (30/8/2025) siang. Padahal sebelumnya, aksi berlangsung damai dan sempat mencapai kesepakatan antara pedemo dengan Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta Kapolres Madiun Kota.

Dalam aksinya, massa menuntut pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor, pembatalan kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR serta pengusutan tuntas kasus tewasnya driver ojolAffan Kurniawan dilindas rantis Brimob di Jakarta.

“Aspirasi kita laporkan ke DPR RI,” ujar Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya.

Meski telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), situasi berubah saat massa berdatangan. Mereka tak terkendali dan meluapkan emosi dengan melempari polisi menggunakan batu. 

Kericuhan ini menyebabkan, kaca, genteng dan sejumlah fasilitas di Kantor DPRD Kota Madiun rusak. Hingga Sabtu petang, massa masih bertahan di lokasi.

Sebanyak empat kompi personel Kostrad TNI AD dari Batalyon 501 Bajrayudha Madiun diterjunkan untuk membantu pengamanan dan mengendalikan situasi.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut