Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Danramil dan 4 Anggotanya Diskorsing, Kapendam: Prajurit Harus Bisa Jaga Sikap

Senin, 26 Agustus 2019 - 21:31:00 WIB
Danramil dan 4 Anggotanya Diskorsing, Kapendam: Prajurit Harus Bisa Jaga Sikap
Massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), bentrok dengan petugas di depan asrama mahasiswa Papua Jalan Kalasan, Surabaya, beberapa waktu lalu. (Foto: SINDONews/Ali Masduki)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Kodam V/Brawijaya menonaktifkan lima anggotanya terkait aksi pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan beberapa waktu lalu.

Skorsing ini diberikan menyusul rekaman video keterlibatan lima anggota TNI dalam aksi yang berujung rusuh di Papua itu.

“Ada lima yang kami nonaktifkan. Salah satunya Danramil Tambaksari (Mayor Inf N.H Irianto). Semua ini dalam rangka penyidikan. Kami sudah melaksanakan penyelidikan, dan sudah ada resumenya,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya  Letkol Arm Imam Hariyadi,” Senin (26/8/2019).  

Imam mengatakan, sanksi tersebut diambil setelah penyidik Pomdam V/Brawijaya menemukan bukti kesalahan yang dilakukan lima anggota tersebut. “Ini memang kita sayangkan. Seorang prajurit teritorial, seharusnya bisa menjaga sikap di lapangan. Tidak emosional,” katanya.

Sebelumnya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Whisnu Prasetja Boedi berjanji akan memberikan sanksi kepada anggotanya yang terbukti terlibat dalam kasus pengepungan di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut