Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Mebel Terbakar di SPBU Sedati Gede Sidoarjo, Warga dan Pengendara Panik
Advertisement . Scroll to see content

Dampak KA Pandalungan Anjlok di Sidoarjo, 2 Rangkaian Kereta Gagal Berangkat 

Minggu, 14 Januari 2024 - 11:42:00 WIB
Dampak KA Pandalungan Anjlok di Sidoarjo, 2 Rangkaian Kereta Gagal Berangkat 
Dampak KA Pandalungan Anjlok di Sidoarjo, 2 Rangkaian Kereta Gagal Berangkat (foto: iNews/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Sejumlah perjalanan Kereta api (KA) Commuter Line relasi Surabaya - Malang terdampak anjloknya KA Pandalungan di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo. Tercatat ada dua rangkaian perjalanan KA Commuter Line lintas Surabaya, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, dan Malang yang dibatalkan.

Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebutkan, pola operasi pelayanan direkayasa pada Commuter Line Penataran KA 432 relasi Blitar tujuan Surabaya Kota, melintasi Malang. Hal ini dilakukan imbas adanya KA Pendalungan yang anjlok dan merusak rel kereta api di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, pada Minggu pagim

"Dimana perjalanan Commuter Line itu hanya sampai Stasiun Tanggulangin saja," kata Anne Purba, Minggu (14/1/2024).

Anne menjelaskan, pola operasi pelayanan juga diberlakukan dari arah sebaliknya yakni dari Surabaya menuju Sidoarjo, Pasuruan, dan Malang, pada Commuter Line Penataran, perjalanannya hanya sampai di Stasiun Sidoarjo, lalu kembali lagi ke Surabaya.

"Perjalanan Commuter Line Tumapel dibatalkan. Sementara perjalanan Commuter Line dari arah Malang tujuan Sidoarjo dan Surabaya, seperti Commuter Line Penataran perjalanannya hanya sampai Stasiun Bangil, untuk kembali ke arah Malang. Sedangkan untuk Commuter Line Supas Pasuruan-Sidoarjo dibatalkan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut