Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Curah Hujan Tinggi di Lamongan, Petani Melon dan Semangka Terancam Gagal Panen

Selasa, 03 November 2020 - 12:32:00 WIB
Curah Hujan Tinggi di Lamongan, Petani Melon dan Semangka Terancam Gagal Panen
Petani melon dan semangka di Lamongan berusaha menyelamatkan buah yang masih bisa dipanen. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi ini diperparah dengan harga semangka dan melon yang juga anjlok. Sebelumnya, harga perkilo mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000, kini hanya Rp1.400.

Di Lamongan, sentra tanaman semangka dan melon ada di Desa Latukan dan Banteng Putih, Kecamatan Karang Geneng. Di dua desa ini ada lebih dari 200 hektare lahan pertanian yang di musim kemarau/ ditanami buah melon, semangka madu, sunrise serta apolo.

Kini, para petani hanya bisa pasrah dan berharap di musim depan cuaca lebih bersahabat dan serangan hama tikus bisa dikendalikan.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut