Cumi Bakar Geprek, Kuliner Khas Pantai Serang Blitar Favorit Wisatawan
Bumbu yang digunakan juga sangat sederhana. Hanya kecap, jahe dan garam yang dioleskan saat cumi dipanggang. Hal itu sengaja dilakukan agar aroma dan rasa original dari cumi tetap terjaga.
Proses pemanggangan dilakukan selama kurang lebih 20 menit agar cumi matang secara sempurna. Setelah matang barulah cumi panggang tersebut dipenyet dengan sambal bajak.

Tekstur kenyal dari cumi yang berpadu dengan pedas gurihnya sambal bajak membuat wisatawan ketagihan untuk menyantapnya. Kenikmatan cumi geprek semakin sempurna dengan minuman es kelapa muda.
"Enak sekali. Gurih dan kenyal. Perlu dicoba kalau berwisata ke tempat ini," kata salah seorang wisatwan Kokok Solikin, Kamis (28/10/2021).
Menurut pemilik warung, Medianto, ide pembuatan menu kuliner ini berawal dari melimpahnya hasil tangkapan cumi dari nelayan. Bosan dengan menu yang ada para pedagang pun berinovasi menciptakan menu baru, yakni cumi geprek.
"Alhamdulillah banyak yang suka. Kalau pas hali libur bisa terjual sampai 60 kilogram. Kalau hari biasa sekitar 5 kilogram," tuturnya.
Medianto mengatakan, harga cumi geprek relatif murah. Untuk 1 kilogram dia biasa menjualnya dengan harga Rp45.000, lengkap dengan nasi. Jadi tunggu apa lagi. Ayo datang ke Pantai Serang dan nikmati kuliner unik ini.
Editor: Ihya Ulumuddin