Covid-19 Terkendali, Konjen Jepang Optimistis Iklim Investasi di Surabaya segera Pulih
Saat ini, kata Mr Takeyama, ada 155 perusahaan Jepang yang berinvestasi di Jatim. Perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di Jatim berkembang, karena ada dukungan sumber daya alam, pekerja, infrastruktur dan iklim investasi yang baik.
"Surabaya ini kota yang nyaman untuk tempat tinggal. Banyak pengusaha Jepang yang memilih tinggal di Surabaya lebih dari 20 Tahun. Masyarakatnya terbuka dan itu baik untuk keberagaman kultur kota industri," katanya.
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono menyatakan, nantinya akan ada rancangan Peraturan Daeran untuk pengaturan pekerja asing yang akan dibahas. Oleh karena itu, dirinya meminta banyak masukan dari Konjen Jepang dan staf, apa saja kira-kira yang nantinya bisa menjadi landasan hukum bagi kemudahaan investasi Jepang di Jatim khususnya Surabaya.
"Masukan-masukan seperti dari Konjen Jepang itu kami nanti dan akan kami bahas. Agar raperda pekerja asing nanti bisa menjadi pemantik iklim investasi yang lebih pesat di Surabaya," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, sudah banyak potensi kerja sama yang sudah dibina Pemkot Surabaya dengan Pemerintah Jepang. Kerja sama itu antara lain penelitian ekosistem mangrove dengan tenaga ahli dari Kota Kitakyushu Jepang.