Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak
Advertisement . Scroll to see content

Covid-19 di Jatim Tinggi selama PPKM Darurat, DPRD: Vaksinasi Harus Berbasis Keluarga

Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:53:00 WIB
Covid-19 di Jatim Tinggi selama PPKM Darurat, DPRD: Vaksinasi Harus Berbasis Keluarga
Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Kusnadi (Foto: iNews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

"Isolasi mandiri patut diduga menjadi penyebab kluster keluarga mendominasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim, sehingga kasus Covid-19 terus meningkat," katanya.

Karenanya dia menyarankan supaya program percepatan vaksinasi Covid-19 di Jatim difokuskan berbasis pada keluarga bukan individu lagi. Mengingat, vaksinasi berbasis individu kurang efektif untuk menekan sebaran Covid-19. 

"Semakin banyak keluarga tangguh yang terbentuk karena sudah divaksin, otomatis akan terbentuk lingkungan yang tangguh, desa tangguh dan kabupaten/kota yang tangguh hingga Indonesia tangguh dan bisa mengatasi Covid-19," ujarnya.

Kusnadi juga menyebut, banyaknya warga yang isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 juga menjadi pemicu penulan. Hal itu terjadi ketika keluarga yang merawat belum tervaksin.

Dia mencontohkan, ketika kepala keluarga terpapar dan melakukan isolasi mandiri, maka keluarga di rumah (istri, anak atau kerabat) ikut merawat. Akibatnya, mereka ikut terpapar. Sebab, belum semua anggota keluarga tersebut tervaksin. 

"Karena itu, vaksinasi berbasis keluarga ini sangat penting. Teknisnya bisa dilayani puskesmas setempat. Jadi vaksinasi baru bisa dilayani jika melibatkan seluruh keluarga bukan individu. Saya optimis PPKM Darurat tahap II hasilnya akan lebih optimal jika dibantu vaksinasi berbasis keluarga," katanya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut